Kamis, Maret 15, 2012

PKKD Kebidanan



LAPORAN  KETRAMPILAN DASAR PRAKIT KLINIK
DI RSUS SALATIGA
TANGGAL 06 FEBRUARI S/D 02 MARET 2012
Diajukan untuk memenuhi persyaratan mengikuti perkuliahan semester II

Disusun Oleh:
NAMA: ANITA WOTAVIA
NIM: G0E011003

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN
FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
TAHUN 2011/2012

 
LAPORAN KETRAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK
DI RSUD SALATIGA
TANGGAL 06 FEBRUARI S/D 02 MARET 2012




Telah disetujui dan disyahkan pada:
Hari     : ………………………………………………
Tanggal: ………………………………………………




         Pembimbing Akademik                                                                   Praktikan


( Nuke Devi Indrawati,SE,S,SiT,M.Kes )                                          (  Anita wotavia  )






KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb

            Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua  sehingga kami dapat menyelesaikan pembuatan laporan praktik Ketrampilan Dasar Praktik Klinik ini. Salawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW.

Laporan ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan dan menambah pengetahuan, wawasan serta yang paling utama yaitu untuk memenuhi tugas KDPK sebagai salah satu syarat mengikuti perkuliahan semester II. Dengan tujuan yang mendasar yaitu kita sebagai generasi penerus bidan d indonesia dapat mengetahui bahwa setiap bidan mempunyai peran dan fungsi yang diatur dalam undang-undang. Oleh karena itu, kita harus mengerti, memahami dan juga menerapkan apa yang sudah kita dapatakan dari pendidikan di bangku perkuliahan yang diberikan dari Dosen pengajar. 

Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan pratik ketrampilan dasar praktik klinik, khususnya kepada:

1.      Dr. Suryaningsih, M. Kes, selaku Direktur RSUD Salatiga, yang telah memberikan izin kepada kami untuk melaksankan praktik Ketrampilan Dasar Praktik Klinik (KDPK).

2.      Juniadi,S. Kep, NS, M. Kes selaku kepala bidang keperawatan RSUD salatiga.

3.      H. Edy Soesanto, S. Kep, M. Kes, selaku Dekan FIKKES UNIMUS

4.      Nuke Devi Indrawati, SE, S.SiT, M. Kes, selaku Kepala Program Studi Diploma III Kebidanan UNIMUS

5.      Fitriani Nur Damayanti, S.SiT, selaku koordinator di RSUD Salatiga

6.      Semua dokter, CI, perawat, serta karyawan RSUD Salatiga Yang telah banyak membantu kami selama menjalankan praktik klinik.

7.      Semua Dosen UNIMUS

8.      Teman-teman D III Kebidanan UNIMUS

             Penulis menyadari bahwa dalam proses pembuatan makalah ini terdapat kekurangan baik dari poin pembahasan, penulisan, penyampaian dan juga pemikiran . Maka dari itu penulis sangat membutuhkan dan mengharapkan masukan, kritik, saran yang bersifat membangun, dengan tujuan agar laporan ini menjadi lebih baik.  

Dengan penuh harapan laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

            Wasalamualaikum Wr.Wb

 

 

 

 

Semarang,  16 Maret 2012

                                                                                                                 Penyusun




DAFTAR ISI

A.    HALAMAN JUDUL
B.     HALAMAN PENGASAHAN
C.     PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
2.      Tujuan
3.      Manfaat
D.    SELAYANG PANDANG TENTANG RSUD SALATIGA
A.    Diskripsi
B.     Visi RSUD Salatiga
C.     Misi RSUD Salatiga
D.    Fasilitas
E.     REKAPITULASI PENCAPAIAN TARGET
F.      KONTRAK BELAJAR PRAKTIK
G.    LAPORAN
1.      Sistematika laporan panjang
H.    PEMBAHASAN
I.       PENUTUP
1.      Simpulan
2.      Saran
J.       DAFTAR PUSTAKA
K.    LAMPIRAN
1.      Presensi ( Daftar Hadir )
2.      Kegiatan harian


PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Pencapaian Meilenium Development Goals (MDG’s) tahun 2015 perlu upaya lebih besar termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan. Guna menghasilkan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan baik dari segi kuantitas dan kualitas diperlukan pengelolaan pendidikan professional.
Pendidikan kebidanan adalah perpaduan yang komprehensif anatara pembelajaran teori di kelas, praktikum praktikum di laboratorium dan pembelajaran klinik di tatanan Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan lsinnys. Praktik klinik keperawatan dasar merupakan suatu kegiatan yang dirancang untuk mencapai keberhasilan proses pendidikan.
Proses belajar dalam rangka pencapaian kompetensi bidan dapat diberikan melalui PBM di kelas ( ceramah, diskusi), laboratorium, dan praktik lapangan dengan pengalaman studi kasus, konferensi. Praktik Klinik Keperawatan Dasar dirancang secara bertahap agar mahasiswa mempunyai bekal dalam pencapaian target kompetensi semester berikutnya. Pada semester I, praktik dilaksanakan di Rumah Sakit.
Pembelajaran klinik juga merupakan wadah untuk mahasiswa dalam mengaplikansikan asuhan kebidanan terhadap klien, sesuai dengan ilmu yang diperoleh di kelas dan memodifikadi kondidi situasional di lapangan serta mampu menganalisa kritis sehingga mendapatkan pperpaduan yang ssempurna dalam memberikan Asuhan Keperawatan Dasar pada klien di Rumah sakiit sesuai  sumber daya sarana dan prasarana.

B.     Tujuan
1.      Tujuan Umum
Setelah selesai mengikuti kegiatan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik di Rumah Sakit mahasiswa mampu melaksanankan tindakan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik tentang Ketrampilan Dasar Manusia.
2.      Tujuan Khusus
Setelah selesai mengikuti kegiatan praktik klinik ini mahasiswa dapat:
a.       Menerapkan konsep ketrampilan dasar praktik klinik
b.      Memberikan kebutuhan dasar manusia
c.       Melaksanakan ketrampilan dasar langsung dan tidak langsung
d.      Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pengobatan
e.       Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pemeriksaan fisik dan laboratorium
C.     Manfaat
a.       Institusi Kesehatan
Diharapkan dapat turut membantu tenaga kesehatan dalam pelaksanaan kegiatannyadi Puskesmas serta dapat menjadi bahan masukan bagi pihak pelayanan kesehatan dalammelakukan Asuhan Kebidanan pada ibu hamil.
b.      Institusi Pendidikan
1.      Untuk mengembangkan ilmu kebidanan, dan dapat dijadikan bahan evaluasi hasil praktek mahasiswa di lapangan.
2.      Dengan mahasiswa melakukan praktek dilapangan diharapkan pihak pendidikan menjadi lebih terbantu dalam memberikan pelajaran pada mahasiswa.
3.      Memberikan pendidikan, pengalaman dan kesempatan bagi mahasiswinya dalam melakukan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik secara komprehensif, sehingga dapat menumbuhkan dan menciptakan bidan yang terampil dan professional
c.       Mahasiswa
1.              Dengan adanya Praktek Klinik Kebidanan I ini mahasiswa dapat mengaplikasikansecara langsung teori yang telah didapat di perkuliahan mengenai gambaran umum kesehatan baik fisik dan psikologis saat melakukan pemerikasaan serta dapat mengetahui dan mengenal secara dini adanya ketidak normalan atau komplikasi yang mungkin pada spasien yang ditangani.
2.              Memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk dapat melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif dari masa kehamilan,persalinan, nifas dan bayi baru lahir.
3.              Menumbuhkan sikap positif dan percaya diri atas profesionalismenya untuk dapat memacu lebih baik lagi.



SELAYANG PANDANG TENTANG RSUD

A.                     A. Diskripsi
          Letak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga diwilayah kelurahan Mangunsari Kecamatan  sidomukti kota Salatiga, yang dibatasi sebelah utara sungai andong, sebelah timur Stadion Kridanggo, sebelah selatan Jalan Stadion dan pertokoan dan sebelah barat jalan Osamaliki. Jalan Osamaliki merupakan jalur utama jalan Solo Semarang dan kepadatannya cukup padat. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga sangat mudah jangkauannya baik dengan kendaraan sendiri maupun umum karena yang letaknya cukup strategis.
B.                      B.   VIsi
Menjadi rumah sakit pilihan dengan memberikan pelayanan yang terbaik 
C.     Misi
Memberikan pelayanan kesehatan yang
Bermutu, cepat, tepat, ramah dan
Informatif kepada masyarakat
dengan biaya terjangkau
D.    Fasilitas
Fasilitas umum yang meliputi kantin, apotek 24 jam, Bank, ATM Center, koperasi, mushola ,dan dapur yang diawasi oleh dokter spesialis gizi berpengalaman, serta dilengkapi rumah duka dengan keperluan pemulasaran merupakan sarana penting yang membuat Rumah Sakit  sesuai dengan visi dan misinya

REKAPITULASI PENCAPAIAN TARGET
KETRAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2011/2012

NO
KETRAMPILAN
TARGET AKADEMIK
HASIL
KURANG
1
Mengukur Suhu Axiilla
20
20
-
2
Mengukur Suhu Per Rectal
10
-
10
3
Mengukur Nadi
20
20
-
4
Mengukur Pernafasan
20
20
-
5
Mengukur Tekanan darah
20
20
-
6
Mengukur Tinggi Badan dan Berat badan
10
10
-
7
Memberikan Oksigen
10
3
7
8
Membantu Pasien Makan dan Minum
10
-
10
9
Memberi Makanan Melalui Pipa Lambung /NGT
5
-
5
10
Menyiapkan dan Memasang Infus
10
10
-
11
Menyiapkan dan Memasang Tranfusi darah
5
-
5
12
Membantu Pasien BAB dab BAK
10
-
10
13
Memberikan Huknah Gliserin
5
-
5
14
Pemasangan Kateter
5
1
4
15
Perawatan Kateter Menetap
5
-
5
16
Melepas Kateter Menetap
5
1
4
17
Menyisir dan Mencuci Rambut
5
-
5
18
Memandikan Pasien
10
1
9
19
Merapikan Tempat Tidur
5
5
-
20
Mengganti Alat Tenun dengan Pasien di atasnya
5
2
3





NO
KETRAMPILAN
TARGET
HASIL
KURANG
21
Mengganti Alat Tenun dengan Pasien di atasnya
5
5
-
22
Memberikan Posisi FOWLER
5
1
4
23
Memberikan Posisi SIM
5
-
5
24
Memberikan Posisi TRENDELENBRUG
5
-
5
25
Memberikan Posisi Litotomi
5
-
5
26
Memberikan Posisi GENUPECTORAL/NUNGGING
5
-
5
27
Mencuci tangan Biasa
5
5
-
28
Mencuci Tangan dengan Larutan Desinfektan
5
5
-
29
Memakai Sarung tangan Steril
10
3
7
30
Memakai Masker
5
2
3
31
Deskontaminasi Alat
5
-
5
32
DTT/ Sterilisasi
5
-
5
33
Penanganan Sampah Medis dan Non Medis
10
5
5
34
Persiapan daan Pengambilan Spesimen
5
2
3
35
Persiapan untuk Pemeriksaan RONTGEN,USG dll
5
2
3
36
Memberikan Obat melalui Oral,Sublingual
5
5
-
37
Memberikan Obat melalui Intravena/IV
10
10
-
38
Memberikan Obat melalui Intramuscular/IM
10
-
10
39
Memberikan Obat melalui Subcutan/SC
10
3
7
41
Memberikan Obat Melalui Inhalasi
10
-
10
42
Memberikan Obat Melalui Vagina/Rectum
5
-
5
40
Memberikan Obat melalui Intracutan/IC
5
1
4
NO
KETRAMPILAN
TARGET
HASIL
KURANG
43
Memberikan Obat melalui Kulit
5
-
5
44
Memberikan Obat Melalui Mata
5
-
5
45
Memberikan Kompres Hangat/Dingin
5
-
5
46
Persiapan Pre Operasi
5
-
5
47
Mengganti Balutan
5
2
3
48
Mengangkat jahitan
5
-
5
49
Mendampingi Pasien Yang hamper Meninggal
5
-
5
50
Merawat jenazah
5
-
5


                     Mengetahui
               Dosen Pembimbing


(Nuke Devi Indrawati, SE, S,SiT.M,Kes)








KONTRAK BELAJAR PRAKTIK







LAPORAN PANJANG

Sistematika Laporan Panjang

BAB I PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
B.      Tujuan
C.      Manfaatt
BAB II TEORI
A.    Teori Perasat
BAB III KASUS
Laporan panjang pada pasien Ny……. Diagnose…… dengan kebutuhan …….di RSUD…..
I.                   Hari/Tanggal         :
II.                Pengkajian             :
A.    BIODATA
1.      Identitas pasien
a.       Nama                          :
b.      Umur                           :
c.       Jenis Kelamin              :
d.      Suku Bangsa               :
e.       Agama                        :
f.       Status Perkawinan      :
g.      Pendidikan                  :
h.      Pekerjaan                   :
i.        Alamat                        :
j.        Tanggal Masuk            :
k.      No Register                :
l.        Diagnosa Medis          :

2.      Penanggung jawab
a.       Nama                          :
b.      Umur                           :
c.       Jenis kelamin               :
d.      Pendidikan                  :
e.       Pekerjaan                   :
f.       Hub dengan pasien     :
B.     DATA SUBYEKTIF DAN OBYEKTIF
Data Subyektif
3.      Keluhan Utama
4.      Riwayat penyakit sekarang
a.       Alas an dirawat dirumah sakit
b.      Factor pencetus
c.       Lamanya keluhan
d.      Timbulnya keluhan (bertahap/mendadak)
e.       Upaya yang dilakuakan untuk mengatasinya
5.      Riwayat kperawatan dan kesehatan dahulu
6.      Riwayah kesehan\tan keluarga
7.      Riwayat tumbuh kembang (untuk pasien anak-anak)
Data Obyektif
8.      Pemeriksaan Umum (KU,TD,RR,suhu/T)
9.      Pemeriksaan Fisik (Head to toe)
10.  Pemeriksaan penunjang
III.             PERSIAPAN ALAT
IV.             PELAKSANAAN TINDAKAN
BAB IV PEMBAHASAN
BAB V PENUTUP
A.    SIMPULAN
B.     SARAN
DAFTAR PUSTAKA




LAPORAN PERASAT

1.      MENGUKUR SUHU AXILLA
2.      MENGUKUR NADI
3.      MENGUKUR PERNAFASAN
4.      MENGUKUR TEKANAN DARAH
5.      MENGUKUR TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN
6.      MEMANDIKAN PASIEN
7.      MELAKSANANKAN KETRAMPILAN MEMBERIKAN OKSIGENASI
8.      MEMASANG DAN MEMASANG INFUS
9.      PEMASANGAN KATETER
10.  MELEPAS KATETER MENETAP
11.  MEMBERIKAN POSISI FOWLER
12.  MENCUCI TANGAN BIASA
13.  MENCUCI TANGAN DENGAN LARUTAN DESINFEKTAN
14.  MEMAKAI SARUNG TANGAN STERIL
15.  MEMAKAI MASKER
16.  PENANGANAN SAMPAH MEDIS DAN NON MEDIS
17.  MENGGANTI ALAT TENUN DENGAN PASIEN DI ATASNYA
18.  MENGGANTI ALAT TENUN TANPA PASIEN DI ATASNYA
19.  MENGGANTI BALUTAN
20.  MEMBERIKAN OBAT MELALUI ORAL, SUBLINGUAL
21.  MEMBERIKAN OBAT MELALUI INTRAVENA
22.  MEMBERIKAN OBAT MEMALUI SUCUTAN
23.  MEMBERIKAN OBAT MELALUI INTARCUTAN
24.  PERSIAPAN DAN PENGAMBILAN SPESIMEN URINE BIASA
25.  PERSIAPAN UNTUK PEMERIKSAAN RONTGEN,USG,DLL

PEMBAHASAN

        Praktik klinik kebidanan dasar yang lilaksanakan di RSUD Salatiga pada tanggal 06 Februari s/d 02 Maret merupakan salah satu proses belajar mahasiswa yang diberikan oleh pihak institusi untuk menerapkan seala yang diberikan pada waktu di bangku perkuliahan. Di sana mahasiswa di berikan tugas untuk membuat laporan panjang sebanyak 50 laporan yang ditargetkan dari pihak institusi,namun semua tidak harus dipenuhi jika dalam praktik mahasiswa tidak mendapatkan prasat yang ditargetkan. Mahasiswa wajib mematuhi segala peraturan yang ada baik itu dari pihak institusi maupun pihak Rumah Sakit.
       Pelaksanaan tindakan yang telah dilakukan di rumah sakit hanya ada sedikit perbedaan yang ada di teori yang telah diberikan. Pada hakekatnya prinsipnya semua sama hanya dalam pelaksanaannya itu sering sekali tidak dilakukan seperti halnya mencuci tangan sebelum melakukan tindakan. Pihak rumah sakit sebenarnya pun mencanangkan untuk mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah melakukan tindakan, hanya saja dari pelayana atau petugas kesehantan banyak yang tidak melaksanakan, namun tetap menjaga kebersihan.
      Selain itu untuk tingkatan bangsal pun juga berbeda-beda apabila pada kelas I maka di sana peralatan,kelengkapan,dan pelayanan pun berbeda dengan kelas II mupun kelas III. Sesuai dengan kondisi yang ada maka kita sebagai pihak pekerja atau tenaga kesehatan pun harap maklum jika alat-alat tenun yang digunakan pun terbatas serta kualitasnya berbeda. Dalam pemakaian alat tenun, perlak itu digunakan pada pasien yang benar-benar membutuhkannya,selain pasien tersbut maka hanya menggunakan seprei besar, seprei melintang, selimut, dan sarung bantal.

        Untuk pemasangan kateter di rumah sakit ada satu alat yang di teori tidak disebutkan yaitu senter, dalam pelaksanaan dirumah sakit, ini digunakan untuk menerangi pada saat akan memasukkan kateter pada lubang uretra pasien supaya mudah,dan tiadak salah dalam memasukannya. Selain itu di dalam pelaksanaannya juga tidak menggunakan duk steril, pispot dan juga selimut pasien, namun semua itu lebih di minimalisir karena tidak mungkin pispot di letakan di atas kasur dan juga tidak menggunakan duk steril. Semua itu bias diminimlisir dengan bengkok dan selimut.
        Pada saat mengganti balutan juga hanya menggunakan satu pinset, karena sudah aturan dari pihak RS dalam memberikan alatnya pun dimasukan dalam plastik dimana di dalam bak instrument ada alat-alat steril seperti pinset dan kasa steril. Bahkan ada juga pada saat mengganti balutan tanpa menggunakan pinset karena pasien oedem di bagian pipi sehingga perawat hanya menggunakan sarung tangan steril, bengkok dan kasa steril dalam bak instrument.
       Selain itu semua yang lakukan pada praktik di Rumah Sakit prinsipnya sama dengan teori hanya sedikit sekali perbedaan dan itu tidak menjadi masalah selama perbedaan itu tidak ada pada alat yang sangat mendasar yang harus digunakan.





PENUTUP

1.      SIMPULAN
Setelah dilaksanakan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik akhirnya mahasiswa  mampu :
a.       Menerapkan konsep ketrampilan dasar praktik klinik
b.      Memberikan kebutuhan dasar manusia
c.       Melaksanakan ketrampilan dasar langsung dan tidak langsung
d.      Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pengobatan
e.       Melaksanakan ketrampilan dasar yang berhubungan dengan pemeruksaan fisik dan laboratorium.
2.      SARAN
A.    Bagi Mahasiswa
1.      Agar senantiasa memperhatikan dan tidak sembarangan pada saat melakukan tindakan di lahan praktik.
2.      Supaya berhati-hati pada saat menggunakan peralatan yang ada di lahan praktik jika terjadi kesalahan maka itu tanggung jawab mahasiswa pribadi.
3.      Mentaati setiap peraturan yang berlaku di lahan praktik

B.     Bagi Petugas Kesehatan
1.      Memberikan bimbingan kepada mahasiswa untuk lebih terampil dan lebih percaya diri dalam melakukan berbagai tindakan.
2.      Senantiasa menggunakan prinsip bersih apabila akan melakukan melakukan tindakan.
3.      Membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan.

C.     Bagi Institusi
1.      Memberikan pendidikan, pengalaman dan kesempatan bagi mahasiswinya dalam melakukan Ketrampilan Dasar Praktik Klinik secara komprehensif, sehingga dapat menumbuhkan dan menciptakan bidan yang terampil dan professional.



DAFTAR PUSTAKA

Ambarwati, Eny Ratna, dkk. 2011. Ketrampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Nuha Medika.
Andriani, Sulistriani, dkk. 2010. Ketrampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Rihana.
Hidayat, A,Aziz,dkk. 2008. Ketrampilan Dasar Praktik Klinik untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
Kusmiyati,Yuni. 2007. Penuntun Belajar Ketrampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan. Yogyakarta: Fitramaya.





LAMPIRAN-LAMPIRAN








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar