Jumat, Maret 09, 2012

Diam dan Jangan Berprasangka Buruk

Kita sebagai manusia tak lepas dari manusia yang lain.Setiap hari kita selalu berkomunikasi dengan manusia lain baik itu drumah,di luar rumah, ki kampus, disekolah dan di masyarakat. Tak ujung-ujungnya antar satu sama lain membicarakan yang lainnya,mungkin kebaikannya bahkan kejelekannya. Tanpa kita sadari atau tidak itu sangatlah dilarang oleh Allah dan Rasul kita Muhammad SAW. seperti dalam hadist NAbi"bicaralah yang baik atau diam!". Itu suatu peringatan untuk kita supaya kita berhati-hati dlam bicara. Apa sih susahnya jika kita membicarakan hal-hal yang tak harus mengolok-olok orang lain. Bisa seputar kerjaan, seputar kuliah, seputar kesehatan dan lain sebagainya yang nantinya bisa menambah ilmu pengetahuan kita.

Ternyata orang yang suka mengolok-olok atau menjelek-jelekan orang lain itu adalah sebagai ciri bahwa dia adalah orang yang jelek, karena orang yang baik tentu tidak mudah mengatakan orang lain jelek, sebab dia tentu akan melakukan tabayun sebelum memberikan penilaian tentang orang lain. Sebab bisa jadi orang yang dijelek-jelekan itiu ternyata lebih baik dari orang yang menjelek-jelekan, sebagaimana kata Allah dalam ayat ke-11 surat Al-Hujuraat : Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang dhalim [QS.49:11].

Selain tidak boleh mengolok-olok orang lain juga kita tidak diperbolehkan berprasangka buruk kepada orang lain, karena itu merupakan dosa, seperti dalam firman Allah berikut, Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. [QS, Al-Hujuraat : 12]

Semoga Bermanfaat........
Billahifiisabillhaq Fastabikhul khairat..........

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar