Jumat, Oktober 12, 2012

Kenapa Harus Keras?? ALLAH SWT Maha Mendengar

Allah Maha Mengetahui Isi Hati--Perlu kita ketahui bahwa hakekatnya Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Mengetahui baik itu kamu nyatakan atau kamu sembunyikan. Allah mengetahui segala isi yang ada dalam dadamu (hati) tidak ada sehelai daun yang Dia lewatkan dalam pengetahuanNya. Tapi, jangan pernah pula kita berfikir bahwa dengan itu kita perlu berdoa kepada Allah SWT kan Allah SWT maha mengetahui isi hati? kenapa harus berdoa? Bukan itu maksud Allah SWT dengan segala keagunganNYa.



Allah sangat memuliakan hamba-NYa yang senang berdoa baik di wakru lapng dan sempit, seperti dalam Hadist Nabi SAW:

Rasulullah SAW juga bersabda, “Tidak ada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah selain berdoa kepada-Nya ketika dalam keadaan lapang (tidak dalam keadaan sulit)”. (HR Al-Hakim).

 Alangkah senangnya kemuliaan itu yang datang dari Allah SWT yang abaadi yang hakiki dan yang pasti mendapat RahmaNYa. Alasan apa lagi yang membuat kita enggan berdoa kepadaNYa dan hanya kepaNYa sajalah kalian berdoa. 

 Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman “ dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah itu amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S Al-A’raf: 56)


Doa yang sungguh-sungguah itu apakah dengan suara yang keras???
Ingat saudaraku Allah SWT itu Maha mendengar Allah tidak tuli tapi berdoalah kalian dengan suara yang lembut seperti dalam firman-NYA:
" “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan cara merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas,( QS. Al-A'raf:55)

  Allah pasti akan mengabulkan doa kita semua, tapi janga putus asa jika Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, karena Allah SWT lebih mengetahui apa yang kita butuhkan.

 “Setiap muslim di muka bumi yang memohon sesuatu kepada Allah, pasti permohonannya itu dikabulkan Allah, atau Allah akan menjauhkannya dari kejahatan, selama ia berdoa yang tidak membawa dosa atau memutuskan tali silaturrahmi,” (HR At-tirmidzi).


 Imam Nawawi berkata, ”Doa itu sebaiknya dimulai dengan kalimah tahmid (puji-pujian) dan disudahi dengan kalimat tahmid juga”. Sesudah itu membaca sholawat kepada nabi, sekurang-kurangnya Allahumma shalli ‘ala Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallim (Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada nabi Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, dan berikanlah kesejahteraan kepada mereka). 

Billahifisabilillkhaq fastabikhul khairot...........^_^







 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar