Senin, Oktober 22, 2012

Neonatus Patologis

Polisitemia

Definition :
Polisitemia adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan jumlah sel darah merah akibat pembentukan sel darah merah yang berlebihan oleh sumsum tulang. 

Cause :
Resiko terjadinya polisitemia ditemukan pada bayi yang: - Postmaturitas - Ibunya menderita tekanan darah tinggi (hipertensi) - Ibunya merokok - Ibunya menderita diabetes - Tinggal di daerah pegunungan - Terlalu banyak menerima darah dari plasenta sebelum tali pusar dijepit pada proses persalinan. 


Sign & Symptoms :
Polisitemia menyebabkan darah menjadi kental dan menyebabkan berkurangnya kecepatan aliran darah ketika darah melalui pembuluh yang kecil. Jika penyakitnya berat, bisa menyebabkan pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah. Kulit bayi tampak kemerahan atau kebiruan. Bayi tampak lemas, pernafasannya cepat, refleks menghisapnya lemah dan denyut jantungnya cepat. 

Diagnose :
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan hasil hitung jenis darah. 

Treatment :
Membuang darah bisa membantu mengurangi kelebihan sel darah merah,tetapi juga menyebabkan berkurangnya volume darah dan memperburuk gejala polisitemia. Karena itu dilakukan transfusi ganti parsial untuk membuang sebagian darah bayi dan menggantinya dengan plasma dalam jumlah yang sama.

ASIDOSIS


Asidosis adalah suatu keadaan dimana adanya peningkatan asam didalam darah yang disebabkan oleh berbagai keadaan dan penyakit tertentu yang mana tubuh tidak bisa mengeluarkan asam dalam mengatur keseimbangan asam basa.

Ketosis
Ketosis adalah sebuah kondisi di mana badan mengakumulasi keton di jaringan dan cairan tubuh. Tanda-tanda ketosis adalah mual, muntah, dan nyeri perut. Ketosis dapat menyebabkan ketoasidosis.
           Istilah yang mungkin terkait dengan Ketosis :
·      1.    Ketoasidosis Diabetik
Ketoasidosis diabetik adalah suatu kondisi yang ditandai oleh ketosis (peningkatan kadar keton dalam darah) dan asidosis (keasaman darah meningkat). Ketoasidosis diabetik adalah komplikasi diabetes yang terjadi ketika gula darah tidak cukup terkontrol. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan koma dan kematian.
·         2. Ketoasidosis
Ketoasidosis adalah
1. Glukosa darah tinggi, seringkali disebabkan oleh penyakit atau menggunakan insulin terlalu sedikit.
2. Keasaman darah dan jaringan tubuh lainnya abnormal tinggi, dengan akumulasi keton.  3.    Ketonuria 
Ketonuria adalah badan keton dalam urin, sebuah tanda peringatan ketoasidosis diabetik.
·         Kanker Peritoneum
Kanker peritoneum adalah kanker pada jaringan yang melapisi dinding perut dan menyelubungi organ dalam perut (peritoneum).
Pada tahap lanjut, kanker peritoneum menimbulkan gejala khas berupa asites (penimbunan cairan dalam rongga perut) dan mungkin juga obstruksi usus. Hal ini menyebabkan kram perut, muntah, konstipasi dan perut membesar.
·       4.   Lupus
            Lupus adalah sebuah penyakit yang ditandai oleh peradangan jaringan ikat (yang                      mendukung dan menghubungkan semua bagian tubuh). Pembengkakan kronis           jaringan ikat    ini menyebabkan kerusakan pada kulit, sendi, ginjal, sistem saraf dan    selaput lendir. Penyakit ini dimulai dengan demam, nyeri sendi dan kelelahan. Gejala tambahan terus berkembang selama bertahun-tahun, termasuk mual, kelelahan,       penurunan berat badan, artritis, sakit kepala dan epilepsi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar