Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hati Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hati Islami. Tampilkan semua postingan

Kamis, November 19, 2015

Tampilan Baru Semangat Baru

Semangat adalah satu kata yang bermakna positif, tak ada yang mengelak dengan argumen tersebut tentunya. Menapaki sekenario yang tertera dalam tulisan Ilahi sehingga saya masih diberi kesempatan sampai detik ini dengan semangat ini. Tak terasa 1 tahun lebih saya meninggalkan dan melalaikan Lembaran Tinta-ku ini. Banyak hal yang terlewatkan. Tapi saya tak menyesal dengan perjalanan Februari setahun silam dimana terakhir aku menulis di blog ini. Roda yang berputar menorehkan jejak-jejak sederet pengalaman berharaga, pencapaian istimewa dan kenangan yang indah.

Tepatnya bulan 23 Agustus 2014 dimana puncak dari perjuangan untuk menyelesaikan tiga huruf yang bermakna yaitu KTI (Karya Tulis Ilmiah) seperti itulah sebutan buku yang berisikan kata-kata yang di dalamnya sangat ilmiah penuh teori dan referensi yang masuk akal. Kala itu dengan modal semangat dan nekat saya menyelesaikan sidang dengan ketiga Dosen penguji. Sebagai kenang-kenangan saya

Selasa, Februari 18, 2014

Segera Bertaubatlah "Teguran Allah di Malam Valentine"

Penyesalan itu datangnya di akhir dan semua itu terjadi pada semua manusia. Namun, itu semua terjadi karena Allah sayang dengan hamba-Nya sebelum kita di ambil nyawanya Allah sudah memperingatkan kita dan membuka lebar-lebar pintu taubat untuk kita semua. 

Segala perintah Allah itu mengandung hikmah, walau terkadang akal tidak mampu menjangkaunya. Dan segala larangan Allah mengandung madharatnya, tidak hanya bagi pelakunya saja, namun bagi segenap orang di sekitarnya jika saling menasehati dan menegur tidak hidup.
 
Abu vulkanik dari Letusan Gunung kelud, kamis (13/02/2014) malam (tepatnya pada malam Valentine) telah mengepung kabupaten-kabupaten sekitarnya. Bahkan dampak abunya ke arah timur sudah mencapai kabupaten Ponogoro dan arah barat sudah mencapai Ciamis. Di daerah Madiun dan Magetan jarak pandang untuk pengendara hanya mencapai 3-5 meter. Sungguh sangat menghalangi aktifitas dan mengundang banyak kerugian.

Selasa, November 20, 2012

Perbedaan Bukan RAHMAT, Berbeda Itu SYARAT


1. Ketidak-Utamaan Berselisih

# “Janganlah kamu berselisih, karena kamu akan menjadi lemah dan hilang kewibawaan kamu.” (QS. Al-Anfal: 46)
# “Janganlah kamu seperti orang-orang yang musyrik, yaitu mereka mencerai-beraikan agamanya dan bergolong-golongan. Dan setiap golongan berbangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” (QS. Ar-Rum: 31-32)
# “Mereka terus-menerus berselisih kecuali orang yang mendapatkan rahmat dari Tuhannya.” (QS. Hud: 118-119)
# “Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-An’am: 153)

Rabu, November 14, 2012

Bulan Muharram Dalam Islam

MUHARRAM DALAM PANDANGAN ISLAM

1. Muharram Adalah Bulan Yang Mulia. Allah Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu”(QS. At-Taubah : 36)

Imam Ath-Thabari berkata, “Bulan itu ada dua belas, 4 diantaranya merupakan bulan haram (mulia), dimana orang-orang jahiliyah dahulu mengagungkan dan memuliakannya. Mereka mengharamkan peperangan pada bulan tersebut. Sampai seandainya ada seseorang bertemu dengan orang yang membunuh ayahnya maka dia tidak akan menyerangnya. Bulan yang empat itu adalah Rajab Mudhor, dan tiga bulan berurutan, yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. Dengan ini nyatalah khabar-khabar yang disabdakan oleh Rasulullah ”. Kemudian At-Thabari meriwayatkan beberapa hadits, diantaranya hadits dari sahabat Abu Bakrah , yang diriwayatkan Imam Bukhari (no. 4662), Rasulullah  bersabda,

Tradisi Malam 1 Suro


Selamat Tahun baru 1 Muharam 1344 H....Malam 1 Syura itulah pergantian tahun umat islam yang sebenarnya. Bukan pada tanggal 1 Januari nanti kita merayakan tahun baru dan apa gunanya kita umat islam merayakan tahun baru itu????
 
Bertambahnya tahun maka semakin berkurangnya jatah umur kita hidup di dunia. Semoga iman dan takwa seamakin menyala-nyala di bulan yang baru ini dan semoga kita termasuk hamba-hamba yang beruntung yang dapat mempergunakan setiap hembusan nafas ini untuk beribadah kepada ALLAH SWT. 

Di pulai Jawa pada tanggal 1 Syura sangat disakralkan dan banyak yang meyakini bulan ini bulan yang sakral bahkan pada bulan ini para warga takut melakukan pekerjaan yang besar. Banyak larangan -larangan yang di buat oleh adat JAwa itu sendiri seperti dilarang menikah diyakini jika menikah di bulan Syura maka ada salah satu yang meninggal. Jelas benar bukan hanya satu orang saja yang meninggal tapi semua manusia pasti akan meninggal dunia.

Sabtu, Oktober 27, 2012

Manfaat Memotong Kuku

Manfaat memotong kuku __Memang benar sih jika wanita banyak sekali yang memilih memanjangkan kukunya demi kecantikan dan kesempurnaan fisiknya. tapi apa kalian tidak takut jika kuku anda nanti malah bisa melukai orang-orang sekitar kita. Hmmm trendy juga ya kuku panjang tapi jangan heran Nabi SAW selalu memotong kukunya lho........

Bagi orang islam, memotong kuku memang salah satu sunah yang telah diperintahkan oleh nabi Muhamad SAW sejak zaman dulu. Dan tentu saja, selain untuk menjaga kebersihan anggota badan, memotong kuku juga ternyata memiliki banyak banyak manfaat. Dan berikut ini beberapa alasan kenapa kita perlu memotong kuku:

Selasa, Oktober 23, 2012

Puasa-Puasa Sunnah

 1. Puasa enam hari di bulan Syawwal

عَنْ اَبِى اَيُّوْبَ اْلاَنْصَارِيّ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ  ثُمَّ  اَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Dari Abu Ayyub Al-Anshariy, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa puasa Ramadlan lalu ia iringi dengan puasa enam hari dari Syawwal, adalah (pahalanya) itu seperti puasa setahun”. [HSR. Muslim juz 2, hal. 822]

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُوْلِ اللهِ ص عَنْ رَسُوْلِ اللهِ ص اَنَّهُ قَالَ: مَنْ صَامَ سِتَّةَ اَيَّامٍ بَعْدَ اْلفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ مَنْ جَاءَ بِاْلحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ اَمْثَالِهَا

Dari Tsauban bekas budak Rasulullah SAW dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Barangsiapa puasa enam hari sesudah Hari Raya ‘Iedul Fithri, adalah (serupa) sempurna setahun, (karena) barangsiapa mengerjakan kebaikan, maka ia mendapat pahala sepuluh kali ganda”. [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 547]

Jumat, Oktober 12, 2012

Kenapa Harus Keras?? ALLAH SWT Maha Mendengar

Allah Maha Mengetahui Isi Hati--Perlu kita ketahui bahwa hakekatnya Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Mengetahui baik itu kamu nyatakan atau kamu sembunyikan. Allah mengetahui segala isi yang ada dalam dadamu (hati) tidak ada sehelai daun yang Dia lewatkan dalam pengetahuanNya. Tapi, jangan pernah pula kita berfikir bahwa dengan itu kita perlu berdoa kepada Allah SWT kan Allah SWT maha mengetahui isi hati? kenapa harus berdoa? Bukan itu maksud Allah SWT dengan segala keagunganNYa.



Allah sangat memuliakan hamba-NYa yang senang berdoa baik di wakru lapng dan sempit, seperti dalam Hadist Nabi SAW:

Rasulullah SAW juga bersabda, “Tidak ada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah selain berdoa kepada-Nya ketika dalam keadaan lapang (tidak dalam keadaan sulit)”. (HR Al-Hakim).

 Alangkah senangnya kemuliaan itu yang datang dari Allah SWT yang abaadi yang hakiki dan yang pasti mendapat RahmaNYa. Alasan apa lagi yang membuat kita enggan berdoa kepadaNYa dan hanya kepaNYa sajalah kalian berdoa. 

 Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman “ dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah itu amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S Al-A’raf: 56)

Jumat, Agustus 10, 2012

Kata-katamu Menunjukan Pribadimu

Kata-kata adalah nutrisi dan penawar segala penyakit. Lidah adalah roda kemudi. Karena itulah, mengapa orang yang mengalami kegundahan, kesedihan, stress atau depresi, akan menjadi lebih baik ketika mendapatkan siraman kata-kata sejuk yang menghibur. Hal ini menunjukkan betapa hebatnya fungsi ucapan yang meluncur dari lidah seseorang. Tak semua ucapan ditujukan untuk menyampaikan informasi dan membentuk pengertian.
Saat kita mengucapkan, "Selamat pagi! Apa kabar?" kita tidak bermaksud mencari keterangan. Tapi hal itu upaya agar orang lain merasa apa yang disebut oleh Teori Analisis Transaksional sebagai, 'Saya Oke-Kamu Oke'. Yaitu komunikasi yang ditujukan untuk menimbulkan kesenangan. Sebaliknya, perkataan yang buruk atau komunikasi yang gagal akan menimbulkan hubungan sosial yang tidak harmonis.