Sabtu, Maret 10, 2012

Puber Bagi Pria 3x??????

Sebenarnya Berapa kali sih masa pubertas bagi seorang laki-laki???????
Hmmmm jangan heran ,kenapa???? pada hakekatnya semua manusia berfikir bahwa masa pubertas bagi pria maupun wanita itu hanya satu kali yakni pada saat mereka menginjak usia remaja sekitar >15 tahun tahun. Pada masa-masa itulah seorang laki-laki manapun di dunia akan merasakan masa pubernya. Biasanya ditandai dengan mimpi basah. Mereka lebih ingin tampil baik dan lebih di hadapan orang lain, bahkan mereka senang berbuat hal-hal yang konyol untuk menarik perhatikan orang alias caper. Jangan senyum-senyum yah saya yakin baik mengaku atau tidak, semuanya pernah merasakan dan melakukannya. Pada masa inilah jerawat mulai muncul di wajah mereka yang gantheng dan manis, pada masa itulah mereka banyak berkaca dan ribut dengan pikiran-pikiran tentang hal-hal yang tidak berbau seks. Mereka mulai melirik wanita-wanita yang cantik, mereka lebih pandai bergaul walaupun kadang ada laki-laki yang pendiam,dalam arti tidak banyak ngomong tapi sebenarnya sama saja pemikiran mereka. 






Pada usia >24 seorang pria akan menggebu-gebu memikirkan seorang pendamping hidup,mau mengaku atau tidak itu yang terjadi pada masa-masa itu. Tapi berhati-hatilah pada umur beranjak 30 tahun dan belum menikah maka keinginan menikah itu akan memudar digantikan dengan pemikiran tentang kerjaan bagaimana, menabung untuk membeli rumah, untuk kebutuhan lainnya. Itu yang terjadi pada masa usia >30 tahun. Jadi jangan menunda menikah yah sebelum umur 30 tahun cepat-cepatlah menikah karena jika tidak,maka rasa menggebu-nggebu untuk mnikah akan luntur dikit demi dikit. Pada usia 25 tahun Nabi sudah menikah dengan Siti Khatidjah seorang wanita kaya,saodagar yang kaya raya yang umurnya 40 tahun.

Jumat, Maret 09, 2012

Diam dan Jangan Berprasangka Buruk

Kita sebagai manusia tak lepas dari manusia yang lain.Setiap hari kita selalu berkomunikasi dengan manusia lain baik itu drumah,di luar rumah, ki kampus, disekolah dan di masyarakat. Tak ujung-ujungnya antar satu sama lain membicarakan yang lainnya,mungkin kebaikannya bahkan kejelekannya. Tanpa kita sadari atau tidak itu sangatlah dilarang oleh Allah dan Rasul kita Muhammad SAW. seperti dalam hadist NAbi"bicaralah yang baik atau diam!". Itu suatu peringatan untuk kita supaya kita berhati-hati dlam bicara. Apa sih susahnya jika kita membicarakan hal-hal yang tak harus mengolok-olok orang lain. Bisa seputar kerjaan, seputar kuliah, seputar kesehatan dan lain sebagainya yang nantinya bisa menambah ilmu pengetahuan kita.

Ternyata orang yang suka mengolok-olok atau menjelek-jelekan orang lain itu adalah sebagai ciri bahwa dia adalah orang yang jelek, karena orang yang baik tentu tidak mudah mengatakan orang lain jelek, sebab dia tentu akan melakukan tabayun sebelum memberikan penilaian tentang orang lain. Sebab bisa jadi orang yang dijelek-jelekan itiu ternyata lebih baik dari orang yang menjelek-jelekan, sebagaimana kata Allah dalam ayat ke-11 surat Al-Hujuraat : Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang dhalim [QS.49:11].

Selain tidak boleh mengolok-olok orang lain juga kita tidak diperbolehkan berprasangka buruk kepada orang lain, karena itu merupakan dosa, seperti dalam firman Allah berikut, Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. [QS, Al-Hujuraat : 12]

Semoga Bermanfaat........
Billahifiisabillhaq Fastabikhul khairat..........