Kamis, Februari 02, 2012

5 Kiat Hidup Bebas Kecemasan


Kompas.com -  Penelitian menunjukkan kebanyakan orang menghabiskan 5 persen dari pagi hari mereka, berarti sekitar 48 menit, untuk cemas tentang sesuatu hal. Sumber kecemasan yang lazim adalah pekerjaan, keluarga, hubungan dengan orang lain, keuangan, atau kesehatan.

Cemas bahkan bisa berkembang menjadi suatu kondisi klinis yang disebut generalized anxiety disorder. Orang yang mengalami gangguan ini cemas tentang berbagai masalah sekaligus, termasuk hal-hal yang ada di luar kontrol mereka, misalnya cuaca dan perang nuklir.

Sebagai manusia, wajar jika kita merasa takut. Tetapi, jangan biarkan perasaan takut atau cemas tersebut mengganggu hidup. Apalagi, seringkali kecemasan itu timbul meski tidak ada penyebab yang jelas, biasanya karena rekaan pikiran sendiri.

Apabila Anda sudah siap mengusir kecemasan dari pikiran Anda, berikut ini adalah beberapa saran dari pakar.

- Ubah kebiasaan

Bagi kebanyakan orang, kecemasan timbul akibat kebiasaan yang mungkin dipelajari dari orangtua. Karena itu, pertama-tama Anda harus menyadari bahwa Anda adalah orang yang mudah cemas dan terbuka untuk melakukan perubahan perilaku.

- Gunakan logika

Begitu Anda mulai merasa cemas akan sesuatu, ingatkan diri akan faktanya dan kenyataan bahwa kecemasan yang lalu tidak terbukti. Jika Anda sudah terlanjur membuat sirkuit kecemasan di otak, yang perlu dilakukan adalah membuat sistem sirkuit lain yang lebih rasional.

- Perhatikan pola makan

Terkadang hal-hal kecil bisa menimbulkan kecemasan, misalnya saja rasa lapar atau makanan tertentu. Kebanyakan orang yang menderita kecemasan kekurangan magnesium. Mengurangi minuman berkafein dan alkohol juga membantu mengurangi rasa cemas.

- Jangan lupa tarik napas

Olahraga sangatlah penting. Bila Anda sering diliputi kecemasan, olahraga yoga atau taichi sangat membantu menenangkan pikiran sekaligus membantu Anda mengolah napas.

- Hiduplah untuk saat ini
Melatih kesadaran adalah teknik yang akan membantu Anda untuk hidup pada saat ini. Hilangkan ketakutan berlebihan akan masa lalu dan masa depan.
















Sebelum Meninggal Dia Mengatakan, "Aku Mencium Bau Surga!"

ilustasi
Dalam sebuah hadits yang terdapat dalam ash-Shahihain dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Ada tujug golongan orang yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari tiada naungan seleain dari naunganNya... di antaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah."
Dalam sebuah hadits shahih dari Anas bin an-Nadhir ra, ketika perang Uhud ia berkata, "Wah... angin Surga, sungguh aku mencium bau Surga yang berasal dari balik gunung Uhud."
Seorang Dokter bercerita kepadaku, Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata seorang pemuda yang sudah meninggal -semoga Allah merahmatinya. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?

Minggu, Januari 29, 2012

Keputihan


Keputihan  adalah suatu istilah yang digunakan di mana keadaan keluarnya cairan  vagina yang berlebihan atau tidak biasa (di luar dari keadaan normal).  Keputihan tidak pasti karena suatu penyakit, keadaan tertentu secara  fisiologis (normal) misalnya, pada waktu masa subur,  akan/setelah  menstruasi, capek, stress berat dapat menimbulkan terjadi  keluarnya cairan yang berlebihan. Apakah ini termasuk keputihan yang  masih dianggap normal? Lihat sifat-sifatnya terlebih dahulu. Ciri-ciri  keputihan fisiologis diantaranya warna cairan masih bening dan tidak ada  keluhan-keluhan lain. Kalau ada keluhan-keluhan lain seperti warna  cairan berubah menjadi hijau, baunya busuk, rasa gatal, rasa nyeri,dll  maka itu sudah menunjuk ke arah yang abnormal. Jadi, ada keputihan  karena proses 

Jumat, Januari 13, 2012

Indahnya Menikah Tanpa “Pacaran”

Indahnya Menikah Tanpa “Pacaran”


icon-the-real-love-mtaMungkin, sebagian besar dari kita akan berpikir, bagaimana mungkin kita akan menikah dengan orang yang tidak kita kenal sebelumnya? Kita tidak tahu bagaimana sesungguhnya ia, selain hanya profil singkat yang tertulis di selembar kertas berikut foto close-up yang diberikan kepada pimpinan untuk dita’arufkan.
Lalu dari profil berikut foto tersebut kita dipertemukan secara langsung dengannya bersama pimpinan. Tak banyak obrolan yang bisa diobrolkan dalam ta’aruf tersebut. Obrolan hanya berlangsung beberapa menit saja, dan setelah itu sang pimpinan meminta kepada yang dita’arufkan untuk memberikan jawabannya dalam tempo waktu yang amat singkat, satu atau dua minggu saja.
Tentu, dalam mencari pasangan hidup tidak semua orang akan mau diatur dengan aturan seperti ini. Cara seperti ini dinilai kurang bisa mendekatkan antar calon pasangan yang seharusnya saling mengenal satu sama lain sebelum menapak ke gerbang pernikahan. Mereka berpendapat, dengan saling mengenal satu sama lain inilah diharapkan segala problema yang terjadi saat menikah nanti dapat dilampaui dengan baik karena keduanya sudah tahu sifat dan karakternya masing-masing.